BANJAR – Langkah awal menuju masa depan gemilang resmi dimulai bagi ratusan siswa baru di SMK Negeri 4 Banjar. Pada Senin pagi, 15 Juli 2026, suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti lapangan upacara sekolah saat digelarnya Upacara Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Mengusung konsep "MPLS Ramah Berkarakter Pancawaluya", kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter siswa yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Upacara pembukaan ini diikuti oleh 415 siswa baru kelas X yang tersebar di lima kompetensi keahlian unggulan SMKN 4 Banjar, yaitu:
DKV (Desain Komunikasi Visual)
MPLB (Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis)
TJKT (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi)
Kuliner
Teknik Otomotif
Tampil sebagai petugas upacara yang disiplin dan memukau adalah kolaborasi solid antara pengurus OSIS dan tim Paskibra SMKN 4 Banjar, yang berhasil membawakan seluruh rangkaian upacara dengan sangat rapi dan khidmat.
Sinergi TNI dan Pesan Gubernur Jawa Barat: Mewujudkan Karakter Pancawaluya
Ada yang istimewa dalam upacara pembukaan kali ini. SMKN 4 Banjar bersinergi langsung dengan TNI, di mana bertindak sebagai Pembina Upacara adalah perwakilan dari Babinsa Desa Sukamukti, Sertu Suprianto. Kehadiran unsur TNI ini menegaskan komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-disiplin, nasionalisme, dan cinta tanah air sejak hari pertama sekolah.
Dalam amanatnya, Sertu Suprianto membacakan sambutan tertulis dari Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi. Melalui amanat tersebut, Gubernur menekankan pentingnya pendidikan karakter di era modern, khususnya nilai-nilai Pancawaluya—lima pilar keselamatan hidup yang meliputi kesucian lahir batin (waluya jati), kesehatan (waluya raga), hingga keselarasan hidup bermasyarakat.
"Melalui momentum MPLS ini, mari kita wujudkan lingkungan sekolah yang ramah, aman, bebas dari perundungan, serta sarat akan nilai-nilai budi pekerti. Jadilah generasi Jawa Barat yang tidak hanya cerdas secara akademis dan terampil secara vokasi, tetapi juga memiliki kedalaman karakter dan berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancawaluya," ujar Sertu Suprianto saat membacakan amanat Gubernur Jawa Barat.
Sertu Suprianto juga berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan masa MPLS ini dengan sebaik-baiknya untuk beradaptasi dengan budaya disiplin industri yang diterapkan di lingkungan SMK.
Prosesi Simbolis: Penyerahan Mandat dari Komite kepada Sekolah
Puncak dari upacara pembukaan ini ditandai dengan prosesi serah terima siswa secara simbolis yang berlangsung penuh haru dan khidmat. Pihak orang tua siswa yang diwakili oleh Ketua Komite Sekolah, Ibu Lia, secara resmi menyerahkan 415 siswa baru kepada pihak sekolah untuk dididik dan dibimbing selama tiga tahun ke depan.
Mandat dan amanah besar tersebut diterima langsung oleh Kepala SMKN 4 Banjar, Ibu Tina Nurhayati, A.Md., S.Pd., MM.Par.
"Selamat melaksanakan kegiatan MPLS untuk seluruh anak-anakku kelas X. Hari ini, dengan penuh rasa tanggung jawab dan ketulusan, kami terima amanah ini dari para orang tua melalui komite sekolah. Kami berkomitmen untuk menjaga, mendidik, dan membimbing anak-anak kita agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter Pancawaluya, kompeten di bidangnya, dan siap menyongsong masa depan," tutur Ibu Tina Nurhayati hangat.
Langkah Awal Menuju Gerbang Keberhasilan
Dengan dibukanya MPLS Ramah Berkarakter Pancawaluya ini, para siswa baru kelas X SMKN 4 Banjar kini resmi memulai babak baru perjalanan akademis mereka. Selama beberapa hari ke depan, mereka akan mengikuti berbagai materi edukatif yang jauh dari kesan perundungan dan kekerasan. Fokus utama MPLS tahun ini adalah pengenalan ekosistem sekolah, penguatan mentalitas industri sesuai jurusan masing-masing, serta penanaman karakter unggul yang sejalan dengan visi Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif ini diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara jajaran sekolah, Komite, Babinsa,Babinmas serta perwakilan siswa baru dari kelima jurusan.